Blog · Terbit · Diperbarui

Menerima pembayaran jasa servis dan cuci AC: tagihan yang dibuat setelah unit diperiksa, pekerjaan tambahan dalam satu QR, dan pasang baru di atas Rp 1.000.000

Jasa AC punya satu sifat yang menentukan cara menagihnya: harga akhirnya baru diketahui setelah unit dibuka. Cuci biasa bisa berubah menjadi cuci plus tambah freon, ganti kapasitor, atau perbaikan pipa bocor. Karena itu tagihan dibuat di akhir kunjungan, dengan nominal final yang sudah disetujui pelanggan, lalu QR-nya ditunjukkan dari ponsel teknisi. Untuk cuci dua unit seharga Rp 150.000, biaya QRIS-nya Rp 1.300. Tulisan ini menyusun alurnya per jenis pekerjaan, dengan angka.

Urutan di lokasi: periksa, sepakati, kerjakan, baru tagih

Teknisi yang membuat tagihan sebelum mengukur tekanan freon hampir selalu harus membatalkannya. Urutan yang tidak menghasilkan tagihan sia-sia:

  1. Periksa semua unit dulu: arus kompresor, tekanan freon, kondisi kapasitor, dan kebocoran di sambungan pipa.
  2. Sebutkan harga final per unit dan per tambahan kepada pelanggan, lalu tunggu persetujuannya. Kirim rinciannya lewat WhatsApp kalau pelanggan ingin bukti tertulis.
  3. Kerjakan, lalu nyalakan unit bersama pelanggan sampai udaranya terasa dingin.
  4. Buat satu permintaan pembayaran untuk total kunjungan, tunjukkan QR di layar, dan tunggu status berubah menjadi Dibayar sebelum alat dikemas.

Langkah keempat dikerjakan dari dashboard di peramban ponsel. Permintaan pembayaran yang dibuat dari dashboard berlaku 60 menit, cukup untuk pelanggan yang membayar di depan teknisi. Tiga cara menagih di lokasi lainnya, termasuk halaman pembayaran permanen dan integrasi dengan sistem penugasan, dibandingkan di artikel pembayaran untuk jasa yang dikerjakan di tempat. Urutan yang sama dipakai jasa yang harganya baru pasti setelah tangki dibuka, seperti dijelaskan di tulisan untuk jasa sedot WC dan saluran mampet.

Tambahan pekerjaan masuk ke tagihan yang sama

QRIS dikenai 0,7% (dibulatkan ke atas) ditambah Rp 250 per pembayaran berhasil. Komponen Rp 250 itu dibayar per tagihan, bukan per pekerjaan. Cuci dua unit Rp 150.000 ditagih terpisah dari tambah freon Rp 250.000 berarti Rp 1.300 ditambah Rp 2.000, total Rp 3.300. Digabung menjadi satu tagihan Rp 400.000, biayanya Rp 3.050, dan pelanggan cukup memindai sekali.

Isi kolom Deskripsi dengan rincian yang nanti dicari: jenis pekerjaan, jumlah unit, alamat singkat, dan nama teknisi, misalnya “Cuci 2 unit + freon 1 unit, Jl. Melati 12, Tek. Rudi”. Kotak pencarian di halaman Transaksi mencocokkan teks Deskripsi, jadi saat pelanggan menelepon dua minggu kemudian soal garansi, kunjungan aslinya ditemukan dengan mengetik nama jalannya.

Hitungan biaya per jenis pekerjaan

Harga jasa di bawah ini ilustratif dan berbeda per kota. Biaya Kasera Pay dihitung dari tarif yang berlaku: QRIS 0,7% + Rp 250, Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil, tanpa biaya bulanan.

Pekerjaan (contoh harga)QRISVirtual Account
Biaya cek, pelanggan menolak perbaikan, Rp 50.000Rp 600Rp 5.000
Cuci 1 unit, Rp 75.000Rp 775Rp 5.000
Cuci 3 unit, Rp 225.000Rp 1.825Rp 5.000
Cuci 2 unit + tambah freon, Rp 400.000Rp 3.050Rp 5.000
Bongkar pasang pindah ruangan, Rp 650.000Rp 4.800Rp 5.000
Cuci 12 unit kamar kos, Rp 900.000Rp 6.550Rp 5.000

Sampai sekitar Rp 678.600, QRIS lebih murah. Di antara angka itu dan Rp 1.000.000, Virtual Account yang lebih murah, dan pelanggan yang tidak memakai aplikasi dompet digital bisa membayarnya dari ATM atau mobile banking. Di atas Rp 1.000.000 aturannya berubah, dibahas di bagian pasang baru.

Baris pertama sering dilupakan. Jasa yang memungut biaya cek saat pelanggan menolak perbaikan perlu menyebutkannya sebelum unit dibuka, bukan saat tagihan muncul. Nominal minimum Virtual Account Rp 10.000 tidak menjadi masalah di sini, tetapi biaya tetapnya Rp 5.000 adalah sepersepuluh dari tagihan, jadi untuk nominal sekecil itu QRIS yang wajar ditawarkan.

Teknisi sebagai Staf, uang tetap di saldo usaha

Setiap teknisi diundang dengan akunnya sendiri sebagai Staf. Staf bisa membuat, melihat, dan membatalkan permintaan pembayaran, tetapi tidak bisa menekan Cairkan sekarang atau mengubah rekening pencairan; rinciannya ada di halaman anggota tim dan role. Dengan begitu tidak ada uang tunai yang dibawa pulang teknisi dan tidak ada transfer ke rekening pribadinya, dan pemilik usaha melihat setiap kunjungan di daftar transaksi yang sama.

Pemberitahuan pembayaran masuk lewat email hanya dikirim ke pemilik. Notifikasi peramban bisa dinyalakan oleh setiap anggota tim di perangkatnya masing-masing, jadi admin di kantor yang mengatur jadwal teknisi bisa melihat pembayaran masuk tanpa membuka email pemilik.

Pelanggan yang tidak ada di lokasi

Penyewa kos yang AC kamarnya dicuci, sementara yang membayar pemilik kos di kota lain, atau kantor yang AC-nya dikerjakan saat bagian keuangannya libur. Di sini tautan pembayaran dikirim lewat WhatsApp, bukan QR di layar. Masa berlaku 60 menit menjadi batasnya: kirim tautan ketika pemilik sudah siap membayar, bukan saat teknisi baru tiba.

Tautan yang lewat batas waktu bisa dibuat ulang. Satu hal yang perlu diperiksa lebih dulu: QR atau nomor Virtual Account dari permintaan yang dibatalkan tetap bisa dibayar, dan pembayaran yang masuk sesaat sebelum permintaan kedaluwarsa bisa terkonfirmasi sesudahnya; keduanya tetap masuk sebagai Dibayar. Cek daftar transaksi sebelum mengirim tautan kedua, supaya pemilik kos tidak membayar dua kali. Cara menagih ulang dengan aman ada di artikel menagih ulang pembeli yang tautannya kedaluwarsa.

Pasang baru, unit yang dibelikan, dan tagihan di atas Rp 1.000.000

Pasang baru adalah satu-satunya pekerjaan AC yang wajar meminta uang muka, karena pipa, kabel, dan bracket dibeli sebelum hari pemasangan. Panjang pipa yang final baru diketahui di lokasi, jadi uang muka cukup sebesar material standar, dan selisih per meter ditagih bersama pelunasan setelah unit menyala.

Menurut Syarat Layanan versi 2026-10-v5, mulai 26 Oktober 2026 pembayaran di atas Rp 1.000.000 dikenai QRIS 1% dan Virtual Account 1% atas seluruh nominal. Pembayaran itu juga wajib mencantumkan nama pelanggan, nomor telepon atau email, apa yang dibayar, dan tanggal penyerahannya, yang ditampilkan ke pelanggan sebelum ia membayar. Untuk jasa AC, tanggal penyerahan adalah tanggal pemasangan atau tanggal kunjungan.

Akibatnya paling terasa saat teknisi ikut membelikan unitnya. Contoh ilustratif: unit 1 PK Rp 3.800.000 ditambah jasa dan pipa Rp 700.000, total Rp 4.500.000, dikenai Rp 45.000 mulai 26 Oktober. Kalau pelanggan membeli unitnya sendiri di toko elektronik dan jasa hanya menagih pemasangan Rp 700.000, biayanya Rp 5.000 lewat Virtual Account. Jasa cukup menyampaikan kedua pilihan itu kepada pelanggan. Bentuk yang sama, perangkat dan pemasangan dalam satu paket di atas Rp 1.000.000, dihadapi jasa pasang kamera; susunan survei, DP, dan tambahan kabelnya ada di artikel pembayaran jasa pasang CCTV dan jaringan.

Hal yang sama berlaku untuk kontrak perawatan. Cuci 20 unit di sebuah kantor seharga Rp 1.600.000 dikenai Rp 16.000 mulai 26 Oktober, untuk QRIS maupun Virtual Account. Kantor yang membayar setelah menerima faktur dengan tempo 30 hari biasanya lebih cocok dengan transfer biasa ke rekening usaha; pertimbangannya ada di artikel pembayaran dari pelanggan korporat.

Garansi, komplain, dan pencairan

Kebanyakan jasa AC memberi garansi cuci atau servis dalam hitungan hari. Kunjungan garansi tidak membutuhkan tagihan baru; cukup cari kunjungan aslinya lewat Deskripsi dan catat kunjungan ulangnya. Kalau keluhan berakhir dengan pengembalian uang, uangnya ditransfer dari rekening usaha sendiri dan biaya transaksinya tidak ikut kembali, seperti dijelaskan di halaman refund dan komplain. Tulis di syarat garansi berapa yang dikembalikan, supaya angka itu tidak diperdebatkan saat komplain datang.

Saldo dicairkan ke rekening terverifikasi dengan biaya Rp 3.000 per pencairan, dengan jadwal harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual. Jasa dengan puluhan kunjungan sehari di musim kemarau membayar biaya pencairan yang sama per pencairan, jadi jadwal mingguan biasanya cukup kecuali modal untuk membeli freon dan material harus berputar lebih cepat.

Pertanyaan yang sering muncul

Kapan sebaiknya pelanggan servis AC membayar: sebelum atau sesudah dikerjakan?

Sesudah, untuk cuci dan servis. Harga akhirnya baru pasti setelah unit dibuka dan tekanan freon diukur, jadi tagihan yang dibuat sebelum itu hampir selalu harus dibatalkan dan dibuat ulang. Uang muka hanya masuk akal untuk pasang baru atau pekerjaan yang membutuhkan barang yang dibeli lebih dulu, seperti pipa, kabel, atau unitnya sendiri.

Apakah teknisi bisa menarik uang usaha ke rekeningnya sendiri?

Tidak kalau ia diundang sebagai Staf. Staf bisa membuat, melihat, dan membatalkan permintaan pembayaran, tetapi tidak bisa menekan Cairkan sekarang, mengubah rekening pencairan, atau mengubah metode pembayaran. Uangnya masuk ke saldo usaha dan dicairkan ke rekening pemilik sesuai jadwal.

Pelanggan komplain AC tidak dingin sehari setelah dicuci. Bisa dikembalikan lewat Kasera Pay?

Tidak lewat tombol. Untuk QRIS dan Virtual Account, uang dikembalikan dengan transfer dari rekening usaha sendiri, dan biaya transaksi yang sudah dipotong tidak ikut kembali. Untuk keluhan dalam masa garansi, kunjungan ulang tanpa tagihan baru biasanya lebih murah bagi kedua pihak daripada pengembalian uang.

Apakah jasa AC perorangan perlu badan usaha untuk menerima pembayaran?

Tidak. Akun perorangan diverifikasi dengan KTP, selfie, dan rekening atas nama sendiri. Sebelum verifikasi selesai, akun hanya bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000, yang di musim ramai bisa habis dalam dua hari kerja, jadi verifikasi sebaiknya diselesaikan sebelum tagihan pertama.

Panduan per jenis usaha

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store