Blog · Terbit · Diperbarui

Menerima pembayaran usaha budidaya ikan lele dan nila

Ikan konsumsi dijual per kilo, dan beratnya baru pasti di atas timbangan. Itu menentukan seluruh susunan penagihannya: tagihan dibuat setelah ikan ditimbang, tidak pernah sebelumnya. Pembeli eceran di kolam dan warung pecel lele langganan ditagih per kiriman atau per rekap, benih ditagih sebelum dikirim, dan panen besar ke pengepul ditagih dengan data pembeli yang lengkap, atau dibiarkan lewat transfer langsung kalau pengepulnya sudah lama dipercaya. Kasera Pay menerima QRIS dan Virtual Account tujuh bank, dan uangnya cair ke rekening pemilik usaha. Semua harga ikan di bawah adalah angka ilustrasi, bukan harga pasar.

Timbang dulu, baru tagih

Pembeli eceran datang ke kolam, memilih ikan, lalu menunggu ditimbang. Begitu angka timbangan keluar, buat permintaan pembayaran dengan nominal itu dan tulis hitungannya di keterangan: “Lele 3,2 kg x 25.000”. Nominal Rp 80.000 itu kena biaya QRIS Rp 810. Tunjukkan QR di ponsel, pembeli memindai dengan aplikasi bank atau dompet digital apa pun, dan ikan diserahkan setelah status di layar berubah Dibayar. Tangkapan layar dari pembeli bukan buktinya; status itu yang menjadi bukti. Alasannya dijelaskan di tulisan tentang bukti transfer palsu.

QR permanen yang dicetak dan ditempel di dekat timbangan juga bisa dipakai, tetapi di sana pembeli mengetik nominalnya sendiri. Untuk barang yang harganya keluar dari timbangan penjual, itu menambah satu langkah yang bisa salah. Kalau tetap dipakai untuk pembeli yang sudah biasa datang, cocokkan nominal yang masuk dengan timbangan sebelum kantong ikan diserahkan.

Anak atau karyawan yang menjaga kolam bisa diundang dengan peran Staf. Staf bisa membuat, melihat, dan membatalkan permintaan pembayaran, tetapi tidak bisa mencairkan dana atau mengganti rekening pencairan. Pembagian perannya ada di halaman anggota tim dan role.

Warung pecel lele dan rumah makan langganan

Warung yang mengambil sekitar 7 kg setiap dua hari punya dua pilihan. Ditagih per kiriman, 7 kg x Rp 23.000 = Rp 161.000 kena biaya QRIS Rp 1.377 atau Virtual Account Rp 5.000. Ditagih per rekap dua minggu, 42 kg = Rp 966.000 kena QRIS Rp 7.012 atau Virtual Account Rp 5.000, satu biaya untuk enam kiriman. Rekap lebih murah dan lebih sedikit kerja, tetapi penjual menanggung piutang selama dua minggu itu. Untuk warung baru, tagih per kiriman sampai pembayarannya terbukti lancar. Pertimbangannya lengkap di perbandingan tagihan per transaksi dan rekap mingguan.

Isi keterangan rekap dengan tanggal dan berat setiap kiriman, misalnya “Rekap 3 sd 16 Nov: 6 kiriman, 42 kg x 23.000”. Kalau warung keberatan dengan satu angka, keterangan itulah yang dibaca bersama. Jaga agar rekap tidak melewati Rp 1.000.000: di atas garis itu biayanya naik menjadi 1% dan pembayarannya wajib membawa data tambahan. Untuk rekap antara sekitar Rp 678.600 dan Rp 1.000.000, Virtual Account lebih murah daripada QRIS.

Benih: bayar dulu, kirim kemudian

Benih dijual per ekor menurut ukuran, dan sering dikirim ke luar kota dalam kantong beroksigen. Tagih sebelum benih dikemas: 1.000 ekor ukuran 5 sampai 7 cm x Rp 250 = Rp 250.000, biaya QRIS Rp 2.000. Tulis ukuran, jumlah, dan ongkos kirim di keterangan. Ongkos ekspedisi yang ditanggung pembeli bisa digabung dalam tagihan yang sama, selama rinciannya tertulis.

Bagian yang harus disepakati sebelum dibayar adalah benih yang mati di perjalanan. Pembayaran QRIS dan Virtual Account yang sudah berhasil tidak bisa dikembalikan lewat Kasera Pay; uangnya harus ditransfer dari rekening usaha sendiri, dan biaya transaksi atas bagian yang dikembalikan tidak ikut kembali. Karena itu aturan yang paling murah adalah ganti benih pada kiriman berikutnya, dengan syarat laporan dalam beberapa jam setelah kantong dibuka dan video saat membukanya. Tulis aturan itu di chat sebelum mengirim tagihan.

Panen ke pengepul

Panen satu kolam bisa ratusan kilo dalam satu pembayaran. Sejak 26 Oktober 2026, pembayaran di atas Rp 1.000.000 dikenai 1% dari seluruh nominal untuk QRIS maupun Virtual Account. Panen 300 kg x Rp 21.000 = Rp 6.300.000 berarti biaya Rp 63.000. Pembayaran itu juga wajib membawa nama pembeli, nomor WhatsApp atau email, keterangan minimal 10 karakter, dan tanggal pengiriman, yaitu hari ikan diangkut. Formulir di dashboard menandai kolom yang menjadi wajib begitu nominalnya melewati garis itu.

Jujur saja soal hitungannya: untuk pengepul lama yang selalu membayar dengan benar, transfer langsung ke rekening yang dicek di mutasi lebih murah daripada Rp 63.000 per panen. Kasera Pay masuk akal untuk pengepul baru, pembeli dari luar daerah, atau siapa pun yang bukti transfernya belum bisa dipercaya, karena truk baru boleh jalan setelah status Dibayar muncul. Satu pembayaran paling besar Rp 10.000.000, jadi panen 600 kg senilai Rp 12.600.000 ditagih per truk atau per dua bagian, atau batas Virtual Account dinaikkan lebih dulu lewat [email protected].

Untuk akun yang baru bergabung, ada aturan pencairan yang perlu diketahui sebelum panen pertama. Akun dianggap baru sampai lewat 14 hari sejak pembayaran pertamanya dan sudah menerima pembayaran dari 25 pembeli berbeda. Selama itu, dana pembayaran di atas Rp 1.000.000 baru ikut pencairan setelah pembeli mengonfirmasi ikan diterima, atau sehari setelah tanggal pengiriman lewat tanpa laporan. Pakan untuk siklus berikutnya sebaiknya tidak bergantung pada uang panen pertama itu. Rinciannya ada di panduan menerima pembayaran di atas Rp 1.000.000.

Pesanan untuk panen berikutnya

Gurame untuk hajatan atau nila untuk acara kantor sering dipesan jauh hari. Kalau ikannya diserahkan dalam 30 hari, DP bisa ditagih seperti biasa dengan tanggal serah terima yang sebenarnya. Kalau penyerahannya lebih dari 30 hari ke depan, kebijakan penggunaan Kasera Pay meminta persetujuan tertulis lebih dulu untuk pembayaran di muka atas barang fisik, jadi tanyakan ke [email protected] sebelum menagih, atau catat pesanannya saja dan tagih menjelang panen. Cara kedua biasanya lebih sederhana: harga per kilo saat panen pun belum tentu sama dengan hari ini.

Pembudidaya yang memasok kolam pemancingan menagih seperti panen biasa. Kolam pemancingan sendiri punya susunan penagihan yang berbeda, dibahas di tulisan tentang menerima pembayaran kolam pemancingan.

Biaya dengan angka

Angka ilustrasi dengan tarif yang berlaku saat artikel ini ditulis:

PenjualanQRISVirtual Account
Lele 1 kg, Rp 25.000Rp 425Rp 5.000
Lele 3,2 kg, Rp 80.000Rp 810Rp 5.000
Gurame 1,5 kg, Rp 90.000Rp 880Rp 5.000
Kiriman warung 7 kg, Rp 161.000Rp 1.377Rp 5.000
Benih 1.000 ekor, Rp 250.000Rp 2.000Rp 5.000
Benih 3.000 ekor, Rp 750.000Rp 5.500Rp 5.000
Rekap warung dua minggu, Rp 966.000Rp 7.012Rp 5.000
Panen 300 kg ke pengepul, Rp 6.300.000Rp 63.000Rp 63.000

Untuk penjualan eceran, QRIS lebih murah. Antara sekitar Rp 678.600 dan Rp 1.000.000, Virtual Account yang lebih murah, dan di atas Rp 1.000.000 keduanya sama. Virtual Account mulai dari Rp 10.000, QRIS dari Rp 1.000. Pencairan ke rekening bank dikenakan Rp 3.000 per pencairan, bukan per pembayaran, dan tidak ada biaya bulanan. Kalkulator per nominal ada di halaman biaya.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa tidak memasang satu QR permanen di kolam saja?

Bisa, tetapi pada QR permanen pembeli yang mengetik nominalnya sendiri, sementara harga ikan baru diketahui dari timbangan penjual. Angka yang salah ketik baru ketahuan setelah dibayar. Untuk penjualan yang ditimbang, permintaan pembayaran per transaksi dengan nominal dari timbangan lebih aman: nominalnya terkunci dan keterangannya mencatat berat serta harga per kilo.

Pengepul langganan membayar panen Rp 6.300.000. Wajib lewat Kasera Pay?

Tidak. Di atas Rp 1.000.000 biayanya 1% dari seluruh nominal, jadi Rp 63.000 untuk panen itu. Pengepul lama yang selalu membayar dengan benar bisa terus mentransfer langsung, dicek di mutasi rekening. Kasera Pay berguna untuk pembeli baru atau pembeli yang belum bisa dipercaya bukti transfernya, karena status Dibayar baru muncul setelah uangnya benar-benar terkonfirmasi.

Benih yang dikirim ke luar kota sebagian mati di jalan. Uangnya dikembalikan?

Lebih baik diganti dengan benih pada kiriman berikutnya. Pengembalian pembayaran QRIS dan Virtual Account tidak bisa dilakukan lewat Kasera Pay; uangnya harus ditransfer dari rekening sendiri dan biaya transaksinya tidak ikut kembali. Tulis aturan ganti benih mati, termasuk batas waktu laporan dan bukti video saat kantong dibuka, di chat sebelum benih dibayar.

Tanggal pengiriman diisi apa untuk panen yang dijual di atas Rp 1.000.000?

Tanggal ikan diserahkan ke pembeli. Untuk panen yang ditimbang dan diangkut hari itu juga, itu hari ini. Tanggal yang sudah lewat ditolak. Selama akun masih baru, dana pembayaran itu ikut pencairan setelah pembeli mengonfirmasi ikan diterima, atau sehari setelah tanggal itu lewat tanpa laporan.

Panduan per jenis usaha

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store