Blog · Terbit · Diperbarui

Menagih perusahaan yang membayar lewat bagian keuangan: nomor yang bisa disalin, dan tiga default yang harus diubah

Pembeli berupa perusahaan membayar dengan cara yang berbeda dari pembeli perorangan, dan perbedaannya bukan soal nominal. Tiga hal berubah sekaligus: orang yang memesan bukan orang yang menekan tombol bayar, pembayarannya lewat antrian persetujuan yang memakan hari bukan menit, dan nominalnya sering melewati plafon per pembayaran. Setiap satu dari ketiganya mematahkan default yang bekerja mulus untuk pembeli perorangan.

Yang perlu diubah ada tiga, dan semuanya ditentukan saat permintaan pembayaran dibuat, bukan sesudahnya: metodenya, waktu penerbitannya, dan penanda yang menempel padanya.

Kirim nomor yang bisa disalin, bukan kode yang harus dipindai

Bagian keuangan membayar dari internet banking atau dari sistem kas perusahaan, di depan komputer, sering dengan dua orang yang berbeda: satu menyiapkan, satu menyetujui. QRIS menuntut kebalikannya, yaitu satu orang memegang ponsel dengan aplikasi pembayaran terpasang pada saat pembayaran dilakukan. Kode yang dipindai juga tidak bisa dilampirkan ke formulir persetujuan internal dalam bentuk yang berguna.

Virtual Account menghasilkan sesuatu yang bentuknya sudah dikenal keuangan mana pun: nomor rekening tujuan yang bisa disalin, ditempel ke daftar pembayaran, dan diteruskan lewat email tanpa berubah. Tujuh bank tersedia, dan daftar kodenya ada di daftar metode pembayaran.

Ada satu detail yang menentukan apakah nomor itu bisa ikut di dalam invoice atau tidak. Menyebut satu kode metode saja pada permintaan pembayaran membuat instrumennya dicetak saat itu juga, sehingga nomor Virtual Account ikut kembali bersama respons pembuatan. Menyebut beberapa kode, atau tidak menyebut sama sekali, berarti pembeli belum memilih jalur, jadi belum ada nomor yang dicetak dan yang tersedia hanya tautan halaman pembayaran. Untuk tagihan korporat, sebutkan satu kode Virtual Account, lalu cantumkan nomornya langsung di badan invoice. Perbedaan antara “silakan buka tautan ini” dan “transfer ke nomor ini” adalah perbedaan antara tagihan yang menunggu seseorang mengklik dan tagihan yang sudah masuk antrian pembayaran. Akibat lain dari pilihan itu, mulai dari kapan tarifnya diketahui sampai batas nominal yang ditolak berbeda, dibahas di perbandingan menyebut satu metode dengan menawarkan semuanya.

Nomor Virtual Account tidak bisa terbit tanpa nama pembayar, dan nama itu juga yang terbaca pada halaman pembayaran. Isi dengan nama perusahaan pembayar, bukan nama orang yang memesan, karena nama itulah yang akan dicocokkan keuangan dengan catatan mereka sendiri. Alasan tarif untuk memilih Virtual Account pada nominal besar dibahas terpisah di panduan memilih QRIS atau Virtual Account; di sini alasannya operasional, dan berlaku bahkan seandainya tarifnya sama.

Terbitkan tagihan saat keuangan siap membayar, bukan saat pesanan dibuat

Ini kesalahan yang paling mahal dan paling sering, karena kebiasaannya datang dari menjual ke perorangan. Permintaan pembayaran punya masa berlaku, default 60 menit, dan plafon akun default 24 jam. Nilai di atas plafon itu ditolak dengan 422 expiry_too_long, seperti tercantum di referensi batas dan laju.

Tempo pembayaran korporat berbicara dalam satuan yang sama sekali berbeda: 14 hari, 30 hari, kadang lebih. Tidak ada satu pun nilai masa berlaku yang bisa menutup jarak itu. Konsekuensinya jelas dan sebaiknya diterima sejak awal daripada dilawan: tautan pembayaran bukan pengganti invoice, melainkan langkah terakhir sesudah invoice.

Urutan yang bekerja:

Tagihan yang telanjur kedaluwarsa tidak diperpanjang, melainkan diterbitkan ulang dengan nomor baru, dan nomor lama berhenti menerima uang. Karena itu nomor Virtual Account sebaiknya tidak pernah disebarkan lebih awal daripada perlu: nomor yang sudah beredar di beberapa lampiran email lalu diterbitkan ulang adalah cara termudah membuat keuangan mentransfer ke nomor yang sudah mati.

Plafon yang menentukan bentuk tagihannya

Nominal maksimum satu pembayaran adalah Rp 10.000.000, ditolak dengan 422 amount_too_large. Nilainya default dan dapat berbeda per akun: Kasera dapat menaikkan maksimum Virtual Account untuk akun tertentu atas permintaan lewat [email protected]. Tidak ada batas total nominal per hari untuk akun terverifikasi, jadi beberapa termin besar yang jatuh tempo pada tanggal yang sama bisa diterbitkan bersamaan.

Untuk penjual yang pembelinya perorangan, angka itu jarang terasa. Untuk penjual yang satu proyeknya bernilai puluhan juta, angka itu mengenai langsung. Tagihan di atas Rp 10.000.000 harus dipecah menjadi beberapa pembayaran, kecuali maksimum Virtual Account akun sudah dinaikkan atas permintaan ke [email protected], dan pemecahan itu paling baik mengikuti termin yang memang sudah disepakati di kontrak, bukan dipecah sembarangan hanya agar lolos plafon. Pertimbangan memecah satu pesanan menjadi dua pembayaran, termasuk komponen biaya mana yang benar-benar bertambah, ada di perbandingan uang muka dan pembayaran penuh di muka.

Empat penanda, dan mana yang bisa dipakai mencocokkan PO

Transfer yang masuk perlu bisa dikembalikan ke pesanan asalnya tanpa menebak. Ada empat field yang menempel pada permintaan pembayaran, dan tugasnya berbeda-beda:

Satu peringatan yang mahal kalau dilewatkan: tidak satu pun dari keempatnya mencegah duplikat. Mengirim ulang permintaan dengan merchant_ref atau external_id yang sama menghasilkan permintaan pembayaran kedua, bukan mengembalikan yang pertama. Satu-satunya yang mencegah tagihan ganda adalah header Idempotency-Key, dan cara memakainya dibahas di artikel tagihan ganda dan Idempotency-Key. Pada tagihan korporat risikonya lebih besar dari biasa, karena penagihan ulang memang sering dilakukan manual saat klien menanyakan invoice yang belum dibayar.

Bukti yang bisa dan tidak bisa disediakan sisi pembayaran

Bagian keuangan hampir selalu meminta dokumen setelah membayar. Yang tersedia dari sisi pembayaran adalah halaman pembayaran yang tetap terbuka setelah statusnya succeeded, memuat nominal, metode, waktu, serta keterangan dan rincian baris yang tadi diisi; daftar transaksi pada dashboard yang bisa difilter menurut penanda tadi lalu diekspor; serta notifikasi otomatis ke sistem penjual lewat webhook, sehingga status di sistem sendiri berubah tanpa ada yang mengecek mutasi bank manual.

Yang tidak disediakan sisi pembayaran adalah dokumen perpajakan dan kuitansi resmi atas nama penjual. Dokumen semacam itu terbit dari sisi penjual, mengikuti kewajiban penjual sendiri, dan sebaiknya disepakati bentuknya sejak penawaran, bukan setelah uang masuk. Menyamakan halaman bukti pembayaran dengan faktur adalah salah satu sumber tarik ulur paling lama pada pembayaran korporat pertama.

Biayanya, pada nominal yang memang besar

Bentuk tarif tiap metode berbeda sampai Rp 1.000.000, tetapi pada nominal korporat bedanya hilang. Tarif yang berlaku hari ini ada di halaman harga: QRIS 0,7 persen ditambah Rp 250 dan Virtual Account Rp 5.000 tetap sampai Rp 1.000.000, dan sejak 26 Oktober 2026 1% dari seluruh nominal untuk keduanya di atas Rp 1.000.000. Pada satu tagihan Rp 5.000.000, keduanya berbunyi Rp 50.000. Angka itu ilustrasi, tetapi polanya tetap: pada nominal korporat, biaya tidak lagi membedakan metode, jadi pilih yang paling mudah bagi bagian keuangan pembeli, biasanya Virtual Account.

Ada satu hal yang layak diketahui sebelum memilih, dan berlaku untuk kedua metode. Tidak ada jalur pengembalian dana lewat sistem pada QRIS maupun Virtual Account. Kelebihan bayar atau pembatalan diselesaikan dengan transfer balik manual dari rekening penjual. Untuk pembeli korporat yang pesanannya jarang berubah setelah PO terbit, itu pertukaran yang mudah diterima; untuk pekerjaan yang lingkupnya masih bergerak dan nominalnya masih mungkin turun setelah dibayar, kesepakatan tertulis tentang cara mengembalikan selisih lebih penting daripada metode mana yang dipilih.

Ringkasnya

Menagih perusahaan bukan soal menaikkan nominal pada cara menagih yang sudah biasa dipakai. Sebutkan satu kode Virtual Account supaya nomornya terbit dan bisa masuk ke invoice, terbitkan tagihannya pada tanggal pembayaran yang dijadwalkan dan bukan pada hari pesanan dibuat, pecah nominal di atas Rp 10.000.000 mengikuti termin kontrak, dan isi nomor PO pada merchant_ref sejak permintaan pertama. Empat kebiasaan itu menyelesaikan hampir semua gesekan pembayaran korporat, dan keempatnya gratis.

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store