Panduan · Terbit · Diperbarui

QRIS atau Virtual Account: memilih channel pembayaran menurut nominal dan jenis penjualan

Jawaban singkatnya ada pada bentuk tarifnya, bukan besarnya. QRIS ditagih sebagai persentase ditambah nominal tetap, yaitu 0,7 persen ditambah Rp 250 per transaksi berhasil. Virtual Account ditagih Rp 5.000 tetap, tanpa komponen persen sama sekali. Dua bentuk itu berpotongan tepat satu kali, di sekitar Rp 678.600. Di bawah nominal itu QRIS lebih murah, di atasnya Virtual Account lebih murah sampai Rp 1.000.000. Sejak 26 Oktober 2026 pembayaran di atas Rp 1.000.000 dikenakan 1% dari seluruh nominal di kedua channel; rinciannya ada di bawah tabel.

Tarif tetap pertimbangan kedua. Yang membatalkan hitungan di atas adalah alat yang dipakai pembayar, data pembeli yang harus ikut dikumpulkan, jeda antara tagihan dibuat dan dibayar, dan siapa yang menanggung biayanya.

Bentuk tarifnya, dan titik impasnya

Tarif default tiap metode diterbitkan pada respons GET /v1/payment_methods dalam dua komponen: percent_bps, yaitu persentase dari nominal dalam basis poin, dan flat, yaitu rupiah utuh yang ditambahkan. QRIS memakai { percent_bps: 70, flat: 250 }. Setiap kode Virtual Account memakai { percent_bps: 0, flat: 5000 }. Keduanya adalah seluruh isi respons itu hari ini.

Titik impas antara QRIS dan Virtual Account adalah nominal ketika 0,7 persen darinya sama dengan selisih kedua komponen tetap, yaitu Rp 5.000 dikurangi Rp 250. Selisih itu Rp 4.750, dan 0,7 persen mencapai Rp 4.750 pada nominal Rp 678.571. Dibulatkan ke angka yang mudah diingat: sekitar Rp 678.600.

Nominal pembayaranBiaya QRISBiaya Virtual AccountLebih murah
Rp 25.000Rp 425Rp 5.000QRIS, selisih Rp 4.575
Rp 100.000Rp 950Rp 5.000QRIS, selisih Rp 4.050
Rp 300.000Rp 2.350Rp 5.000QRIS, selisih Rp 2.650
Rp 678.600Rp 5.000Rp 5.000Impas
Rp 1.000.000Rp 7.250Rp 5.000Virtual Account, selisih Rp 2.250
Rp 1.500.000Rp 15.000Rp 15.000Sama, 1% dari seluruh nominal
Rp 5.000.000Rp 50.000Rp 50.000Sama, 1% dari seluruh nominal
Rp 10.000.000Rp 100.000Rp 100.000Sama, 1% dari seluruh nominal

Angka pada tabel memakai tarif default per 27 Oktober 2026 dan bersifat ilustratif. Tarif sebuah akun bisa berbeda bila sudah dinegosiasikan, dan itulah alasan GET /v1/payment_methods mengembalikan tarif per metode: hitungan sebaiknya memakai angka yang benar-benar berlaku, bukan angka yang disalin dari artikel. Daftar metode yang aktif hari ini ada di dokumentasi metode pembayaran.

Sejak 26 Oktober 2026, ada batas Rp 1.000.000. Menurut Syarat Layanan versi 2026-10-v5, pembayaran di atas Rp 1.000.000 dikenakan 1% dari seluruh nominal, baik lewat QRIS maupun Virtual Account. Itu sebabnya tiga baris terbawah tabel sama di kedua channel, dan di atas Rp 1.000.000 tarif bukan lagi alasan memilih salah satu. Titik impas Rp 678.600 tetap berlaku untuk nominal sampai Rp 1.000.000. Syarat yang sama mewajibkan nama pembeli, kontaknya, barang atau jasa yang dijual, dan tanggal pengirimannya dicantumkan pada setiap pembayaran di atas Rp 1.000.000. Cara mengisinya, harga di dekat garis yang justru menghasilkan lebih sedikit, dan pencairan akun baru yang menunggu konfirmasi pembeli dibahas di panduan menerima pembayaran di atas Rp 1.000.000.

Ujung bawah tabel punya aturannya sendiri, karena di sana komponen tetap yang menguasai porsi biayanya dan batas minimum per metode mulai menyaring pilihan pembayar. Rentang Rp 1.000 sampai Rp 20.000 dibahas terpisah di tulisan tentang jualan bernominal kecil.

Apa yang berubah pada 1 Oktober 2026

Bank Indonesia memperluas MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Untuk merchant kategori usaha kecil, menengah, dan besar, MDR menjadi 0 persen untuk transaksi sampai Rp 100.000, sementara usaha mikro tetap 0 persen sampai Rp 500.000. Di atas ambang itu tarifnya tidak berubah, yaitu 0,7 persen untuk kategori kecil sampai besar. Ketentuan itu berlaku pada jaringan pembayaran; apakah diteruskan ke tarif merchant adalah keputusan tiap penyedia. Tarif QRIS Kasera Pay tetap 0,7 persen ditambah Rp 250 sampai diumumkan lain, dan syarat layanan mewajibkan pemberitahuan 30 hari sebelum tarif berubah.

Kalau penerusan itu terjadi, efeknya hanya terasa di ujung bawah tabel, dan di sana efeknya besar: pembayaran QRIS Rp 25.000 turun dari Rp 425 menjadi Rp 250, dan pembayaran Rp 100.000 dari Rp 950 menjadi Rp 250. Titik impas melawan Virtual Account tidak bergeser sama sekali, karena titik itu berada jauh di atas ambang Rp 100.000 dan komponen 0,7 persen di sana tetap berlaku. Rincian per kategori merchant dan biaya lain yang menumpang di atas MDR dibahas di artikel biaya QRIS 2026.

Empat hal yang menentukan sebelum tarif dilihat

Hitungan di atas hanya berlaku bila kedua channel sama-sama bisa dipakai pembayar. Sering kali tidak, dan alasannya bukan soal uang.

Pertama, alat yang dipakai pembayar. QRIS dibayar dengan memindai kode dari aplikasi bank atau e-wallet, sehingga menuntut ponsel yang sedang memegang layar lain selain layar pembayaran. Pembeli yang membuka checkout dari ponsel yang sama harus menyimpan gambar QR lalu mengunggahnya di aplikasi bank, dan sebagian pembeli berhenti di langkah itu. Virtual Account tidak punya masalah tersebut: yang diberikan adalah nomor rekening tujuan yang bisa disalin, diketik di internet banking di komputer, atau bahkan dibawa ke ATM. Untuk penjualan yang pembelinya duduk di depan komputer, Virtual Account hampir selalu menyelesaikan lebih banyak pembayaran. Yang perlu disiapkan penjual saat pembelinya memang akan membayar di mesin, termasuk masa berlaku yang hampir selalu perlu dipanjangkan, ada di tulisan tentang pembeli yang membayar di ATM.

Kedua, data pembeli yang wajib ikut. QRIS tidak membutuhkan apa pun tentang pembeli karena sebuah kode QR tidak membawa identitas. Virtual Account membutuhkan customer.name, karena nama itulah yang muncul di aplikasi bank pembayar. Pada halaman checkout Kasera Pay, kekurangannya ditanyakan sendiri oleh langkah customer, jadi ini menambah satu isian pada layar pembeli. Pada Direct API tidak ada halaman yang bisa bertanya, sehingga create yang menyebut kode Virtual Account tanpa nama ditolak 422 beserta nama field-nya.

Ketiga, jeda antara membuat tagihan dan membayar. QRIS dipindai saat itu juga; sebuah kode QR yang ditinggalkan lalu dibuka lagi berjam-jam kemudian sering sudah lewat masa berlakunya. Nomor Virtual Account lebih tahan ditunda karena berbentuk teks yang bisa disimpan di catatan atau diteruskan ke bagian keuangan yang membayar besok pagi. Untuk tagihan yang harus melewati proses persetujuan di sisi pembayar, sifat itu lebih penting daripada selisih tarif, dan masa berlaku tagihan sebaiknya disetel mengikuti tempo persetujuan tersebut, bukan mengikuti kebiasaan penjualan eceran.

Keempat, siapa yang menanggung biayanya. Biaya bisa dipotong dari hasil penjual, atau ditambahkan pada jumlah yang dilihat pembayar. Pada QRIS pilihan itu jarang terasa: menambahkan Rp 425 pada pesanan Rp 25.000 hampir tidak terlihat. Pada Virtual Account, biaya tetap Rp 5.000 yang dibebankan ke pembayar berarti pesanan Rp 25.000 tampil menjadi Rp 30.000 di layar pembeli, yaitu kenaikan 20 persen yang terbaca sebagai biaya tersembunyi. Aturannya sederhana: bila biaya dibebankan ke pembayar, channel bertarif tetap hanya masuk akal pada nominal besar.

Rekomendasi per jenis penjualan

Jenis penjualanNominal khasChannel yang ditawarkan
Jualan lewat chat, pre-order, makananRp 25.000 sampai Rp 150.000QRIS saja
Iuran komunitas, kas kelas, tiket acaraRp 25.000 sampai Rp 250.000QRIS saja
Toko online fesyen dan kebutuhan rumahRp 150.000 sampai Rp 700.000QRIS lebih dulu, Virtual Account sebagai pilihan kedua
Elektronik, furnitur, paket wisataRp 1.000.000 ke atasVirtual Account lebih dulu, QRIS sebagai pilihan kedua
Termin proyek, invoice ke perusahaanRp 2.000.000 ke atasVirtual Account saja
Produk digital dengan pembeli di depan komputerBerapa punVirtual Account, QRIS tetap ditawarkan

Kolom terakhir menyebut “lebih dulu” karena urutan kode yang dikirim adalah urutan yang dilihat pembeli. Sejak 26 Oktober 2026, dua baris Rp 1.000.000 ke atas tidak lagi didasarkan pada tarif, karena kedua channel sama-sama kena 1% di sana; Virtual Account tetap disarankan lebih dulu karena alasan pertama dan ketiga di atas, yaitu pembayar yang duduk di depan komputer dan tagihan yang menunggu persetujuan. Untuk toko dengan rentang harga lebar, aturan yang paling mudah dijalankan adalah memilih channel dari nominal pesanan itu sendiri: di bawah titik impas kirim qris saja, di atasnya kirim kode Virtual Account lebih dulu, karena sampai Rp 1.000.000 itu lebih murah dan di atasnya biayanya sama. Contoh usaha yang notanya melintasi titik impas itu setiap hari, dari lima sak semen sampai keramik satu rumah, ada di menerima pembayaran toko bahan bangunan.

Pilihannya benar-benar dua

QRIS dan Virtual Account adalah seluruh metode yang tersedia, jadi keputusan di halaman ini adalah seluruh keputusannya. Keduanya mengandaikan pembayar yang memegang aplikasi bank atau dompet digital Indonesia; untuk pembeli di luar Indonesia yang tidak memegangnya, batas dan pilihan yang tersisa dibahas di panduan menerima pembayaran dari luar negeri. Daftar metode yang aktif selalu bisa dibaca sendiri lewat GET /v1/payment_methods.

Cara mengatur pilihannya

Ada dua lapis, dan keduanya perlu dipahami agar hasilnya tidak mengejutkan. Lapis pertama adalah akun: halaman Pengaturan menyalakan dan mematikan metode untuk seluruh akun (langkahnya ada di dokumentasi metode pembayaran), dan akun yang belum pernah menyentuh pengaturan itu menawarkan semua metode yang tersedia. Lapis kedua adalah per pembayaran, dan lapis ini hanya bisa mempersempit, tidak pernah bisa melebihi apa yang aktif di akun.

Tanpa integrasi, pilihannya ada pada formulir pembuatan pembayaran di dashboard: ada pemilih metode pembayaran di sana, dan biaya untuk metode yang sedang dipilih ikut ditampilkan sebelum permintaan dibuat, sehingga hitungan tabel di atas tidak perlu dilakukan manual. Memilih Virtual Account juga mengisi nama pembeli dari data akun, karena nomor rekening tidak bisa terbit tanpa nama.

Dengan integrasi, pilihannya ada pada field payment_methods saat membuat permintaan. Isinya array berisi kode:

{
  "amount": 1500000,
  "external_id": "ORD-1042",
  "payment_methods": ["va_bri", "va_bni", "qris"],
  "customer": { "name": "Sari Wulandari" }
}

Satu kode berarti pembeli langsung dibawa ke layar metode itu tanpa pemilih. Beberapa kode berarti pemilih berisi kode-kode tersebut, dalam urutan yang dikirim. Dikosongkan berarti semua metode yang aktif di akun ditawarkan. Kode yang tidak ada, atau yang dimatikan, ditolak 422 payment_method_unavailable, jadi daftar kode sebaiknya dibaca dari GET /v1/payment_methods dan tidak ditulis permanen di kode. Urutan langkah integrasinya dari awal ada di panduan integrasi QRIS di website, dan tujuh bank yang tersedia beserta tarifnya ada di API Virtual Account Kasera Pay.

Kesalahan yang paling sering

Menawarkan semua metode pada setiap pembayaran. Pemilih berisi QRIS dan semua bank Virtual Account adalah sembilan baris, dan pembeli yang harus memilih di antara sembilan baris memutuskan lebih lambat daripada pembeli yang diberi satu layar pembayaran. Daftar bank yang panjang juga membuat pembeli mencari banknya sendiri, padahal nomor Virtual Account dari bank mana pun bisa ditransfer dari bank mana pun. Dua atau tiga pilihan sudah cukup untuk hampir semua toko.

Kesalahan kedua adalah mengira Virtual Account sama dengan transfer biasa ke rekening toko. Keduanya terlihat sama di aplikasi bank pembayar dan berbeda total di sisi penjual, dan perbedaannya dibahas di artikel Virtual Account dan transfer biasa.

Pertanyaan yang sering muncul

Mana yang lebih murah, QRIS atau Virtual Account?

Tergantung nominalnya. QRIS ditagih 0,7 persen ditambah Rp 250, jadi biayanya tumbuh mengikuti nominal; Virtual Account ditagih Rp 5.000 tetap tanpa komponen persen. Keduanya bertemu di sekitar Rp 678.600: di bawahnya QRIS lebih murah, dari situ sampai Rp 1.000.000 Virtual Account. Sejak 26 Oktober 2026, menurut Syarat Layanan, pembayaran di atas Rp 1.000.000 dikenakan 1% dari seluruh nominal di kedua channel, jadi di atas Rp 1.000.000 biayanya sama.

Apakah harus memilih salah satu, atau boleh menawarkan keduanya?

Boleh keduanya. Sebuah permintaan pembayaran menerima daftar metode yang boleh dipakai untuk pembayaran itu: satu kode berarti langsung ke layar metode tersebut tanpa pemilih, beberapa kode berarti pemilih berisi kode-kode itu sesuai urutan yang dikirim, dan dikosongkan berarti semua metode yang aktif di akun ditawarkan. Yang perlu dihindari adalah menawarkan semuanya pada setiap pembayaran, karena pemilih berisi sebelas baris memindahkan keputusan yang bukan milik pembeli ke layar pembeli.

Kenapa Virtual Account meminta nama pembeli sedangkan QRIS tidak?

Karena nama itu yang tampil di aplikasi bank pembayar, dan tanpa nama nomor Virtual Account tidak bisa diterbitkan. QRIS tidak membutuhkan apa pun tentang pembeli karena sebuah kode QR tidak membawa identitas. Pada Direct API, create yang menyebut kode Virtual Account tanpa customer.name ditolak 422 dengan nama field-nya. Pada halaman checkout Kasera Pay, langkah customer yang menanyakannya ke pembeli.

Apakah batas nominal QRIS dan Virtual Account berbeda?

Sedikit, di bagian bawah. Minimum QRIS Rp 1.000, sedangkan Virtual Account mulai Rp 10.000; maksimumnya sama, Rp 10.000.000 per pembayaran, dan tidak ada batas harian untuk akun terverifikasi. Untuk nominal di bawah Rp 10.000 hanya QRIS yang bisa dipakai. Di atas itu batas nominal bukan alasan untuk memilih salah satu, dan penjualan di atas Rp 10.000.000 tetap harus dipecah, kecuali maksimum Virtual Account akun sudah dinaikkan atas permintaan ke [email protected].

Apa yang berubah pada 1 Oktober 2026?

MDR QRIS 0 persen diperluas menjadi berlaku sampai Rp 100.000 untuk merchant kategori usaha kecil, menengah, dan besar, sementara usaha mikro tetap 0 persen sampai Rp 500.000. Di atas ambang itu tarifnya tidak berubah, yaitu 0,7 persen. Ketentuan itu berlaku pada jaringan pembayaran; apakah diteruskan ke tarif merchant adalah keputusan tiap penyedia, dan tarif QRIS Kasera Pay tetap 0,7 persen ditambah Rp 250 sampai diumumkan lain dengan pemberitahuan 30 hari. Kalau diteruskan, pembayaran QRIS bernominal kecil menjadi jauh lebih murah, sedangkan titik impas melawan Virtual Account tidak bergeser sama sekali.

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store