Produk · Tanpa coding
Payment link: buat link pembayaran QRIS dan Virtual Account tanpa website
Payment link adalah link pembayaran untuk satu transaksi: nominal dan deskripsinya sudah terkunci di dalam tautan, pembeli membukanya di browser lalu membayar dengan QRIS atau Virtual Account, dan statusnya berubah menjadi lunas sendiri di dashboard begitu uang masuk. Tidak perlu website, tidak perlu menulis kode, dan tidak perlu mencocokkan mutasi rekening dengan tangkapan layar bukti transfer.
- Biaya: QRIS 0,7% + Rp 250, Virtual Account Rp 5.000, hanya pada pembayaran yang berhasil. Tanpa biaya bulanan dan tanpa biaya pendaftaran.
- Nominal: mulai Rp 1.000 (QRIS) atau Rp 10.000 (Virtual Account), maksimum Rp 10.000.000 per tautan.
- Masa berlaku: 60 menit untuk tautan dari dashboard.
- Pencairan: Rp 3.000 per pencairan ke rekening bank, bukan per transaksi.
Cara membuat link pembayaran
- Buat tautan dari dashboard. Isi nominal dan deskripsi pesanan, misalnya “2 kaos hitam L, pesanan 14 Nov”. Masa berlakunya 60 menit dan form-nya tidak punya kolom untuk mengubahnya; nilai lain, sampai maksimum 24 jam, diatur lewat API dengan
expires_in_minutes. - Pilih pembeli, bila sudah pernah membeli. Cari pelanggan tersimpan berdasarkan nama, email, nomor telepon, atau nomor referensi sendiri, atau buat catatan pelanggan baru di form yang sama. Email dan teleponnya terisi otomatis, jadi tidak perlu diketik ulang setiap kali menagih.
- Kirim ke pembeli. Centang Kirim tautan ke email pembeli, atau Kirim tautan ke WhatsApp selama saldo WhatsApp masih ada (satu saldo per pesan). Bisa juga menyalin tautannya dan membagikannya sendiri lewat chat, atau menunjukkan QR-nya langsung ke layar pembeli. Contoh alurnya untuk penjual chat ada di panduan jualan lewat WhatsApp dan Instagram.
- Pembeli membayar. Halaman yang terbuka menampilkan nominal, deskripsi, dan hitung mundurnya. Pembeli memilih QRIS dari aplikasi bank atau e-wallet mana pun, atau transfer ke nomor Virtual Account di tujuh bank. Nominalnya tidak bisa diketik ulang, jadi tidak ada selisih yang perlu dikejar.
- Status berubah sendiri. Dari
pendingmenjadisucceededbegitu pembayaran terkonfirmasi, atauexpiredbila masa berlakunya habis. Pembeli melihat konfirmasi yang sama dengan yang tercatat di dashboard, dan daftar transaksinya bisa diekspor sebagai CSV untuk tutup buku.
Payment link dibanding transfer manual dan QRIS statis
| Transfer ke rekening | QRIS statis (satu kode untuk semua) | Payment link | |
|---|---|---|---|
| Siapa yang mengetik nominal | Pembeli | Pembeli | Sudah terkunci di tautan |
| Cara tahu sudah dibayar | Cek mutasi rekening | Cek notifikasi, lalu tebak pesanan mana | Status pesanan itu berubah sendiri |
| Bukti yang dipegang penjual | Tangkapan layar dari pembeli | Tangkapan layar dari pembeli | Catatan transaksi di dashboard |
| Biaya bagi penjual | Tidak ada | MDR atau tarif penyedia, lihat biaya QRIS 2026 | QRIS 0,7% + Rp 250 atau VA Rp 5.000 |
Transfer ke rekening sendiri tidak memotong apa pun, dan untuk lima pesanan sebulan dari pembeli yang sudah dikenal, itu pilihan yang masuk akal. Biaya sebenarnya muncul saat pesanan bertambah: waktu mencocokkan mutasi satu per satu, pesanan yang dikirim karena tangkapan layar yang ternyata palsu, dan selisih nominal yang harus ditagih ulang. Payment link membayar itu dengan potongan per transaksi.
Payment link adalah bentuk closed payment: penjual menentukan nominal, dan tautannya berlaku untuk satu transaksi. Untuk iuran, donasi, atau tiket yang jumlah pembayarnya tidak diketahui di muka, pakai halaman pembayaran permanen: satu alamat dengan nominal yang diisi pembayar dan bisa dibatasi.
Berapa yang diterima per pembayaran
Hitungan dengan tarif default, sebelum biaya pencairan Rp 3.000 per pencairan:
| Nominal tagihan | Dibayar QRIS: biaya, diterima | Dibayar Virtual Account: biaya, diterima |
|---|---|---|
| Rp 50.000 | Rp 600, Rp 49.400 | Rp 5.000, Rp 45.000 |
| Rp 150.000 | Rp 1.300, Rp 148.700 | Rp 5.000, Rp 145.000 |
| Rp 800.000 | Rp 5.850, Rp 794.150 | Rp 5.000, Rp 795.000 |
| Rp 2.000.000 | Rp 20.000, Rp 1.980.000 | Rp 20.000, Rp 1.980.000 |
Sampai sekitar Rp 678.600, QRIS lebih murah. Di antara itu dan Rp 1.000.000, Virtual Account lebih murah. Di atas Rp 1.000.000 keduanya 1% dari seluruh nominal. Pembeli yang memilih metodenya, jadi untuk pesanan kecil, sebutkan QRIS di pesan yang menyertai tautan. Tarif yang berlaku untuk sebuah akun selalu tercantum di dashboard.
Tagihan di atas Rp 1.000.000
Tautan di atas Rp 1.000.000 butuh data tambahan di form yang sama: nama pembeli, nomor WhatsApp atau email pembeli, tanggal pengiriman atau serah terima, dan deskripsi minimal 10 karakter yang menyebut apa yang dijual. Untuk akun baru (kurang dari 14 hari sejak pembayaran pertama, atau kurang dari 25 pembeli berbeda), dana pembayaran sebesar itu ditahan dari pencairan sampai pembeli mengonfirmasi, atau sampai sehari setelah tanggal serah terima lewat tanpa laporan. Rinciannya ada di panduan menerima pembayaran di atas Rp 1.000.000.
Cara pembeli memastikan tautannya asli
Pembeli yang pernah tertipu tautan palsu wajar bertanya dulu. Tiga hal yang bisa disampaikan kepada mereka:
- Alamatnya dimulai dengan
https://pay.kasera.id/p/. Tautan dengan alamat lain bukan halaman pembayaran Kasera Pay. - Nominal dan deskripsi di halaman itu sama dengan pesanan yang disepakati di chat, dan tidak bisa diubah pembeli.
- Halaman pembayaran tidak meminta login atau PIN bank. QRIS dipindai dan Virtual Account ditransfer dari aplikasi bank atau e-wallet milik pembeli sendiri.
Syarat dan pencairan
- Perorangan maupun badan usaha bisa mendaftar. Menerima pembayaran dan mencairkannya diverifikasi terpisah: uang bisa mulai masuk lebih dulu, pencairan menunggu verifikasi identitas dan rekening tujuan selesai. Rinciannya ada di panduan verifikasi akun.
- Tidak ada batas jumlah tautan per hari untuk akun terverifikasi; sebelum verifikasi berlaku batas percobaan, yang rinciannya ada di halaman batas transaksi.
- Pembayaran yang lunas selesai diproses bank pada hari kerja berikutnya, lalu dicairkan menurut jadwal yang dipilih setelah saldo melewati ambang minimum, dan dikirim ke bank Senin sampai Sabtu pukul 13.00 sampai 14.00 WIB. Hal yang bisa menahan pencairan pertama, termasuk kecocokan nama rekening, dibahas di panduan pencairan dana.
Karena tidak ada batas harian, yang menentukan kapan jalur manual berhenti sepadan adalah waktu yang habis untuk membuat tautan satu per satu. Tandanya, dan cara pindah ke API dengan tarif yang sama, dibahas di panduan dari tautan manual ke integrasi API.
Daftar gratis dan buat tautan pertama
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah perlu punya website?
Tidak. Tautan dibuat dari dashboard dan dibagikan ke mana saja: WhatsApp, DM Instagram, email, atau ditunjukkan sebagai QR ke layar pembeli. Halaman pembayarannya dihosting Kasera Pay di alamat pay.kasera.id/p/.
Apakah pembeli perlu memasang aplikasi atau membuat akun?
Tidak. Pembeli membuka tautannya di browser, lalu membayar QRIS dari aplikasi bank atau e-wallet yang sudah dipakai sehari-hari, atau mentransfer ke nomor Virtual Account. Tidak ada akun atau aplikasi tambahan di sisi pembeli.
Apa yang terjadi kalau tautannya kedaluwarsa sebelum dibayar?
Statusnya berubah menjadi expired dan pembeli tidak bisa lagi membayar lewat tautan itu, jadi buat tautan baru untuk pesanan yang sama. Tautan dari dashboard berlaku 60 menit, dan form-nya tidak punya kolom masa berlaku. Nilai lain, sampai maksimum 24 jam, diatur lewat API dengan expires_in_minutes. Untuk tagihan yang perlu bertahan lebih lama tanpa koding, pakai halaman pembayaran permanen.
Berapa biayanya?
Tidak ada biaya bulanan dan tidak ada biaya pendaftaran. Biaya hanya berlaku pada pembayaran yang berhasil: QRIS 0,7% + Rp 250, Virtual Account Rp 5.000 tetap per transaksi, ditambah Rp 3.000 per pencairan ke rekening bank. Untuk pembayaran di atas Rp 1.000.000, QRIS dan Virtual Account sama-sama 1% dari seluruh nominal.
Apakah satu tautan bisa dibayar banyak orang?
Tidak. Satu payment link untuk satu pembayaran. Untuk iuran, donasi, atau tiket yang dibayar banyak orang dari satu alamat, pakai halaman pembayaran permanen: setiap pembayaran tetap tercatat sebagai transaksi tersendiri.