Perbandingan · Terbit · Diperbarui
Paydisini: Biaya QRIS dan Virtual Account, Status Pendaftaran, dan Bandingannya dengan Kasera Pay
Paydisini adalah agregator payment gateway dari PT Disini Digital Teknologi, Tangerang Selatan. Tarif yang dicantumkannya rendah: QRIS 0,7% tanpa komponen tetap dan Virtual Account Rp 2.500 sampai Rp 4.500 per bank. Masalahnya, merchant baru tidak bisa mendaftar: setiap tombol Daftar di situsnya masih membuka pemberitahuan bertanggal 20 Desember 2024 bahwa pendaftaran pengguna baru ditutup sementara. Seluruh keterangan tentang Paydisini di halaman ini dibaca ulang dari paydisini.co.id pada 3 November 2026. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
| Per 3 November 2026 | Paydisini | Kasera Pay |
|---|---|---|
| Pendaftaran merchant baru | Ditutup sejak 20 Desember 2024, tanpa tanggal dibuka | Terbuka, perorangan tanpa PT bisa |
| QRIS | 0,7% | 0,7% + Rp 250; di atas Rp 1.000.000: 1% |
| Virtual Account | Rp 2.500 sampai Rp 4.500 per bank, termasuk BCA | Rp 5.000 di tujuh bank, tanpa BCA; di atas Rp 1.000.000: 1% |
| E-wallet dan gerai retail | E-wallet 3%, retail Rp 3.000 | Tidak ada; e-wallet dibayar lewat QRIS |
| Pencairan | H+1, retail H+3; biayanya tidak disebut | Rp 3.000 per pencairan |
| Dokumentasi API | Tidak bisa dibaca tanpa akun | Terbuka, plus SDK PHP dan JavaScript |
| Pengelola dana | Mitra payment gateway dan bank yang tidak disebut namanya | Penyedia jasa pembayaran berlisensi |
Ringkasnya: untuk merchant lama yang akunnya masih berjalan, Paydisini lebih murah dan channelnya lebih lebar. Untuk yang belum punya akun, tarif itu tidak bisa dipakai sampai pendaftarannya dibuka lagi.
Apakah pendaftaran Paydisini dibuka?
Beranda Paydisini punya tiga tombol Daftar. Ketiganya membuka jendela Informasi yang sama, bertanggal 20 Desember 2024, berjudul “Pemberitahuan mengenai pendaftaran”. Isinya: pendaftaran untuk pengguna baru ditutup sementara karena Paydisini sedang meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan merchant. Tidak ada tanggal dibuka kembali. Alamat pendaftaran perorangannya, web.paydisini.co.id/auth/daftar/personal, menampilkan formulir masuk untuk akun yang sudah ada. Keduanya masih sama saat diperiksa pada 3 November 2026, hampir sebelas bulan setelah pemberitahuan itu terbit. Pola ini sama dengan yang dialami calon merchant TriPay, yang dibahas di perbandingan Kasera Pay dan TriPay.
Karena itu halaman ini berguna untuk dua pembaca: orang yang menemukan Paydisini lewat rekomendasi lalu tidak bisa mendaftar, dan merchant lama Paydisini yang ingin punya jalur kedua. Untuk yang pertama, tabel biaya di bawah hanya relevan kalau pendaftarannya dibuka lagi.
Apakah Paydisini resmi dan aman?
Bagian Perizinan di kaki situsnya menyebut Paydisini dikembangkan oleh PT Disini Digital Teknologi, terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kominfo, dan tidak menyelenggarakan sendiri produk jasa keuangan yang diatur. Pembayaran diproses lewat kemitraan dengan perusahaan payment gateway berlisensi, dan penyimpanan dana dikelola mitra bank. Nama mitra payment gateway dan banknya tidak disebut. Bagian lain situsnya, termasuk jawaban “Apakah Paydisini aman?”, menyebut nama yang berbeda: PT Disini Digital Indonesia. Situsnya juga mengklaim lebih dari 3.000 merchant aktif dan lebih dari 2 juta transaksi.
Pendaftaran PSE adalah pendaftaran sistem elektronik, bukan izin penyelenggara jasa pembayaran. Izin itu dikeluarkan Bank Indonesia dan bisa diperiksa di Daftar Lembaga Berizin Bank Indonesia. Tiga pemeriksaan yang berlaku untuk agregator mana pun, termasuk Paydisini:
- Tanyakan nama mitra berlisensi yang memegang dana, lalu cari nama itu di daftar Bank Indonesia.
- Cocokkan nama badan hukum di syarat layanan dengan nama penerima di perjanjian dan di mutasi pencairan.
- Pastikan ada aturan tertulis tentang kapan dana dicairkan dan apa yang terjadi pada saldo kalau akun ditutup.
Kasera Pay juga bekerja dengan penyedia jasa pembayaran berlisensi, jadi bentuknya serupa. Yang dibandingkan di bawah adalah tarif, integrasi, dan cara kerja.
Berapa biaya Paydisini per transaksi?
Bagian Channel Pembayaran di beranda Paydisini mencantumkan biaya per transaksi berikut, tidak berubah sejak 18 Oktober 2026: Virtual Account BCA Rp 4.500, BNI Rp 4.000, Maybank Rp 4.000, BSI Rp 3.500, BNC Rp 3.500, dan “Bank Lainnya” Rp 2.500, dengan pencairan H+1; QRIS 0,7% dan e-wallet lain 3%, pencairan H+1; gerai retail Rp 3.000, pencairan H+3. Bank mana yang masuk “Bank Lainnya” tidak dirinci. Halaman itu menulis “biaya pencairan murah” tanpa angkanya, dan tidak menyebut PPN atau nominal minimum.
Kasera Pay mengenakan QRIS 0,7% + Rp 250 per pembayaran berhasil sampai Rp 1.000.000 (di atasnya 1% dari seluruh nominal, juga untuk Virtual Account), Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil, dan Rp 3.000 per pencairan ke rekening, tanpa biaya bulanan, seperti dirinci di halaman biaya. Ilustrasi dengan angka yang tercantum di kedua situs:
| Pembayaran (ilustrasi) | Paydisini | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS Rp 25.000 | Rp 175 | Rp 175 + Rp 250 = Rp 425 |
| QRIS Rp 90.000 | Rp 630 | Rp 630 + Rp 250 = Rp 880 |
| QRIS Rp 150.000 | Rp 1.050 | Rp 1.050 + Rp 250 = Rp 1.300 |
| QRIS Rp 1.000.000 | Rp 7.000 | Rp 7.000 + Rp 250 = Rp 7.250 |
| QRIS Rp 2.000.000 | Rp 14.000 | 1% = Rp 20.000 |
| Virtual Account BNI Rp 500.000 | Rp 4.000 | Rp 5.000 |
| Virtual Account bank “lainnya” Rp 500.000 | Rp 2.500 | Rp 5.000 |
| Virtual Account BNI Rp 2.000.000 | Rp 4.000 | 1% = Rp 20.000 |
| Virtual Account BCA Rp 500.000 | Rp 4.500 | Tidak tersedia |
Kolom Paydisini belum memuat PPN dan biaya pencairan karena keduanya tidak tertulis. Kolom Kasera Pay sudah final per pembayaran, dan biaya pencairannya dihitung per pencairan, bukan per pembayaran. Untuk merchant lama yang kebanyakan menerima Virtual Account, selisih Rp 2.500 per pembayaran menjadi Rp 500.000 pada 200 pembayaran sebulan. Itu alasan nyata untuk tetap memakai Paydisini selama akunnya berjalan. Untuk QRIS, Paydisini juga lebih murah Rp 250 per pembayaran sampai Rp 1.000.000, dan 0,3% dari nominal di atasnya, karena Kasera Pay mengenakan 1% dari seluruh nominal di atas Rp 1.000.000. Di Kasera Pay, pembayaran di atas Rp 1.000.000 juga wajib membawa nama dan kontak pembeli serta tanggal pengiriman; aturannya dirinci di panduan pembayaran di atas Rp 1.000.000.
Channel pembayaran: Paydisini lebih lebar
| Kebutuhan | Paydisini | Kasera Pay |
|---|---|---|
| QRIS | Ada | Ada, dinamis per tagihan, plus halaman pembayaran permanen dengan QR cetak |
| Virtual Account | BCA, BNI, Maybank, BSI, BNC, dan bank lain yang tidak dirinci | Tujuh bank: BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, Maybank |
| E-wallet sebagai channel tersendiri | Ada, 3% | Tidak ada; pembeli membayar dari aplikasi e-wallet lewat QRIS |
| Gerai retail | Ada | Tidak ada |
| Menagih tanpa website | Tidak disebut di beranda; FAQ-nya mengarahkan ke integrasi API | Tautan per tagihan dari dashboard, plus halaman pembayaran permanen |
Daftar lengkap metode Kasera Pay ada di referensi metode pembayaran. Pembeli yang terbiasa membayar di minimarket atau ke Virtual Account BCA tidak punya jalurnya di Kasera Pay.
Dokumentasi API dan callback
Situs Paydisini menyebut dokumentasi API yang “detail dan menyeluruh”, tetapi per 3 November 2026 dokumentasinya tidak bisa dibaca tanpa akun: alamat /dokumentasi dan /docs kembali ke beranda, dan docs.paydisini.co.id tidak menjawab. Alamat paydisini.co.id/api/ menjawab permintaan kosong dengan “Key tidak bisa kosong”, jadi API-nya hidup, tetapi format callback dan cara memverifikasinya tidak bisa dibandingkan di sini.
Di Kasera Pay, tagihan dibuat dengan API key bearer ke POST /v1/transactions, dan header Idempotency-Key mencegah tagihan ganda saat permintaan diulang. Statusnya pending, succeeded, expired, canceled, atau failed. Tiga yang terakhir masih bisa menjadi succeeded kalau pembayaran masuk terlambat, dan pembayaran yang masuk dikabarkan lewat event payment.paid bertanda tangan Kasera-Signature-V1, dicoba ulang sampai tujuh kali dalam sekitar 33 jam. Semuanya bisa dibaca tanpa akun di dokumentasi webhook, ditambah SDK resmi PHP dan JavaScript.
Merchant lama Paydisini yang menambah jalur kedua
- Daftar dan selesaikan verifikasi lebih dulu. Perorangan memakai KTP dan selfie, dengan rekening pencairan atas nama yang sama; badan usaha menambahkan SK Pendirian, SK Pernyataan, NPWP Perusahaan, dan NIB, seperti dirinci di dokumentasi verifikasi. Sebelum verifikasi selesai, akun sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000.
- Bangun integrasi di mode tes, termasuk endpoint webhook yang terpisah dari callback Paydisini. Jangan memakai satu endpoint untuk dua format.
- Tentukan satu tanggal peralihan: pesanan yang dibuat sejak tanggal itu ditagih lewat Kasera Pay, dan tagihan Paydisini yang masih menunggu dibiarkan selesai atau kedaluwarsa di sana.
- Simpan nama gateway di setiap pesanan, agar rekonsiliasi bulan peralihan tidak mencampur dua sumber pencairan.
Paydisini atau Kasera Pay: cara memutuskan
- Tetap di Paydisini kalau akunnya sudah aktif, sebagian besar pembayaran masuk lewat Virtual Account, dan pembeli butuh Virtual Account BCA, BSI, e-wallet sebagai tombol tersendiri, atau gerai retail.
- Pilih Kasera Pay kalau belum punya akun Paydisini dan tidak bisa menunggu pendaftarannya dibuka; kalau developer harus membaca API dan format webhook sebelum memutuskan; atau kalau penagihan dilakukan lewat tautan dari dashboard tanpa website.
Kriteria memilih gateway secara umum dibahas di panduan memilih payment gateway.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu Paydisini?
Paydisini adalah agregator payment gateway dari PT Disini Digital Teknologi yang berkantor di Tangerang Selatan. Lewat satu akun, merchant menerima QRIS, Virtual Account, e-wallet, dan gerai retail di website atau aplikasinya. Paydisini tidak memproses dana sendiri: menurut bagian Perizinan di situsnya, pembayaran diproses mitra payment gateway berlisensi dan dana dikelola mitra bank, yang namanya tidak disebut.
Apakah Paydisini aman dan resmi?
Situsnya menyatakan Paydisini terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kominfo dan tidak menyelenggarakan sendiri produk jasa keuangan yang diatur. Pendaftaran PSE bukan izin penyelenggara jasa pembayaran; izin itu dikeluarkan Bank Indonesia. Karena dana dipegang mitra yang tidak disebut namanya, pertanyaan yang perlu diajukan sebelum bergabung adalah siapa mitra berlisensinya, lalu memeriksa nama itu di Daftar Lembaga Berizin Bank Indonesia.
Apakah pendaftaran Paydisini sedang dibuka?
Saat halaman ini terakhir diperiksa pada 3 November 2026, belum. Tombol Daftar di beranda paydisini.co.id membuka jendela Informasi bertanggal 20 Desember 2024 yang menyebut pendaftaran pengguna baru ditutup sementara karena peningkatan sistem keamanan, dan alamat pendaftaran perorangannya menampilkan formulir masuk. Pemberitahuan itu tidak menyebut tanggal dibuka kembali. Situs bisa berubah kapan saja, jadi periksa sendiri sebelum memutuskan.
Mana yang lebih murah untuk QRIS?
Dengan angka yang tercantum di kedua situs, Paydisini lebih murah di setiap nominal. Sampai Rp 1.000.000 keduanya mengenakan 0,7%, tetapi Kasera Pay menambahkan Rp 250 per pembayaran, misalnya Rp 880 melawan Rp 630 pada pembayaran Rp 90.000. Di atas Rp 1.000.000 Kasera Pay mengenakan 1% dari seluruh nominal. Halaman Paydisini tidak menyebut PPN atau besar biaya pencairan, jadi keduanya belum masuk hitungan.
Merchant lama Paydisini ingin menambah Kasera Pay tanpa mematikan yang lama. Bisa?
Bisa. Kedua layanan berjalan berdampingan tanpa saling tahu. Cara yang paling aman adalah mengarahkan pesanan baru ke Kasera Pay mulai satu tanggal, membiarkan tagihan Paydisini yang masih menunggu selesai atau kedaluwarsa di sana, dan menjalankan dua endpoint callback terpisah selama masa peralihan.
Banyak pembeli memakai BCA. Bagaimana?
Paydisini mencantumkan Virtual Account BCA Rp 4.500. Kasera Pay tidak menawarkan Virtual Account BCA; banknya BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank. Pembeli yang memakai aplikasi BCA tetap bisa membayar lewat QRIS, tetapi pembeli yang terbiasa transfer ke nomor Virtual Account BCA tidak punya jalur itu di Kasera Pay.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Artatix
- Kasera Pay vs Ayolinx
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs Berdu
- Kasera Pay vs BukuWarung
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Espay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KaryaKarsa
- Kasera Pay vs Kiostix
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs LOKET
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs Mutasibank
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OttoPay
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paper.id
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs SociaBuzz
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit
- Kasera Pay vs YUKK